
Demi Kesehatan Mental, 9 Idol K-Pop Putuskan Hiatus Sementara
Lee Gay Lord – Kehidupan idol K-Pop penuh tekanan dari jadwal padat, komentar jahat, dan gangguan sasaeng fans yang berdampak serius pada kesehatan mental. Tidak sedikit idol K-Pop yang akhirnya memutuskan untuk mengambil jeda dari aktivitas panggung demi memulihkan diri dan kembali lebih kuat.
Wooseok sempat diterpa skandal palsu ketika dituduh menyentuh Jeon Somi secara sengaja dalam sebuah siaran. Meski tuduhan itu terbukti tidak benar, ia tetap menerima hujan komentar jahat dari netizen. Tekanan tersebut membuatnya hiatus selama sembilan bulan sebelum akhirnya kembali bersama UP10TION.
Pada akhir 2019, Joohoney mengalami masalah kesehatan namun tetap melanjutkan aktivitas. Sayangnya, gejala kecemasan yang ia alami semakin parah hingga akhirnya ia resmi hiatus pada 2020. Setelah beberapa bulan beristirahat, Joohoney kembali ke panggung dan disambut meriah oleh penggemar setianya.
“Baca Juga: Berapa Usia Ideal untuk Suntik Botox? Ini Rekomendasi Medis”
Awal 2020, agensi mengumumkan bahwa Haseul akan istirahat sementara untuk menjalani perawatan gangguan kecemasan. Fans mendukung penuh keputusannya dan terus mendoakan kesembuhannya hingga akhirnya ia perlahan kembali.
Pada 2019, Mina memilih rehat karena mengalami kecemasan ekstrem dan rasa tidak aman saat tampil di depan publik. Setelah menjalani masa pemulihan, ia kembali tampil, membuat penggemar merasa sangat gembira sekaligus terharu.
Menjelang akhir 2019, S.Coups juga diumumkan hiatus sementara karena kecemasan. Kepulangannya setelah beberapa bulan menjadi kabar gembira bagi Carat, sebutan bagi penggemar SEVENTEEN, yang menantikan performanya kembali.
Awal 2020, Jiho mengambil jeda dari aktivitas grup karena mengalami kecemasan psikologis. Setelah beristirahat, ia kembali ke panggung beberapa bulan kemudian, disambut antusias oleh para penggemar yang selalu setia mendukungnya.
Dawon menghentikan seluruh aktivitasnya pada akhir 2019 setelah didiagnosis gangguan kecemasan. Ia kembali aktif pada 2020 dengan semangat baru, meski perjalanan pemulihannya tidaklah mudah.
Han sempat mengambil istirahat singkat setelah menunjukkan gejala kecemasan psikologis yang makin parah saat berada di kerumunan. Untungnya, ia segera pulih dan kembali tampil bersama grupnya, memberikan energi positif untuk penggemar.
Pada 2020, JYP Entertainment mengumumkan seluruh aktivitas grup Day6 dihentikan sementara. Keputusan tersebut diambil setelah beberapa member mengalami gejala kecemasan psikologis. Banyak pihak memuji langkah JYP yang menempatkan kesehatan mental artisnya di atas kepentingan komersial.
Fenomena ini menunjukkan semakin banyak idol yang berani mengutamakan kesehatan mental di tengah kerasnya industri hiburan Korea Selatan. Bagi fans, keputusan hiatus mungkin mengejutkan, namun dukungan mereka terbukti menjadi kekuatan penting bagi para idol untuk kembali bangkit, pulih, dan terus berkarya.
“Simak Juga: Sate Kuliner Tradisional Indonesia yang Mendunia”
Informasi ini bersumber dari CNBCIndonesia. Kehidupan idol K-Pop penuh tekanan dari jadwal padat, komentar jahat, dan gangguan sasaeng fans yang berdampak serius pada kesehatan mental. Simak ulasan lengkapnya di LeeGayLord.
|Penulis: Lukman Azhari
|Editor: Anna Hidayat
Lee Gay Lord - Universitas Modern meluncurkan platform pembelajaran jarak jauh berbasis AI yang mengklaim meningkatkan retensi materi hingga 27%…
Lee Gay Lord - Pemerintah Indonesia mengumumkan regulasi obat medis terbaru yang menargetkan penurunan 12% kasus pelanggaran kualitas pada tahun…
Lee Gay Lord - Health tech mempercepat penemuan obat dengan mengintegrasikan data genomik, AI, dan platform klinis, menurunkan biaya riset…
Lee Gay Lord - Penelitian terbaru mengungkap perbedaan signifikan antara obat medis konvensional dan ramuan herbal dalam mengatasi penyakit kronis,…
Lee Gay Lord - penggunaan obat medis yang tepat dapat mengurangi komplikasi kesehatan, menurut data Kemenkes 2023, 12,5% pasien rawat…
Lee Gay Lord - Penelitian terbaru mengungkap bahwa lebih dari 30% pasien di Indonesia mengalami efek samping ringan hingga serius…
This website uses cookies.