Health Education

Sering Kentut dan Kembung? Ini Saatnya Periksa ke Dokter

Lee Gay Lord – Kentut adalah bagian alami dari proses pencernaan tubuh, tetapi bila terlalu sering, menjadi tanda adanya masalah. Apalagi disertai kembung, nyeri perut, atau perubahan pola buang air besar, kondisi ini patut diwaspadai.

Menurut pakar kesehatan, rata-rata seseorang kentut sekitar 15 kali sehari. Angka ini masih tergolong normal, tetapi ada orang yang bisa mengalaminya hingga 30-40 kali. Jika sudah melebihi batas wajar dan disertai gejala tambahan, sebaiknya mulai waspada.

Penyebab Kentut Berlebihan

Kentut berlebih bisa dipicu oleh banyak faktor. Udara yang tertelan saat makan terburu-buru, minum soda, atau terlalu banyak berbicara saat makan sering menjadi penyebab sederhana. Selain itu, makanan tinggi serat, intoleransi laktosa, hingga gangguan pencernaan seperti sindrom iritasi usus besar juga dapat meningkatkan produksi gas.

“Simak Juga: Heboh! Indomie Soto Banjar Limau Kulit Dilarang Beredar di Taiwan, Apa Sebabnya?”

Gas juga terbentuk dari fermentasi karbohidrat tertentu, misalnya fruktosa, sorbitol, dan jenis FODMAP lain yang banyak terkandung dalam buah, madu, atau sirup jagung. Bagi sebagian orang, makanan pedas, gorengan, atau produk susu juga memicu gas berlebih.

Gejala yang Harus Diwaspadai

Tidak semua kentut perlu dicemaskan, tetapi ada tanda-tanda yang bisa mengindikasikan masalah serius. Beberapa di antaranya meliputi:

  • Kentut berbau busuk menyengat
  • Kentut keras dan terlalu sering
  • Perut bagian bawah berbunyi gemuruh
  • Rasa tidak nyaman atau nyeri pada perut

Jika gejala tersebut muncul bersamaan dengan kembung yang tidak biasa, muntah, diare atau sembelit berkepanjangan, penurunan berat badan mendadak, mulas parah, atau bahkan darah dalam tinja, segera konsultasikan ke dokter.

Dampak pada Kesehatan Mental

Kentut berlebihan bukan hanya mengganggu kesehatan fisik, tetapi juga bisa menimbulkan rasa malu, stres, dan menurunkan kepercayaan diri. Penderitanya mungkin enggan bersosialisasi atau membatasi aktivitas publik karena khawatir menimbulkan bau atau suara yang tidak nyaman.

Cara Mengurangi Kentut Berlebihan

Beberapa langkah sederhana bisa membantu mengurangi frekuensi kentut, di antaranya:

  • Mengunyah makanan secara perlahan untuk mencegah banyak udara tertelan.
  • Membatasi makanan pemicu gas seperti kacang-kacangan, minuman bersoda, dan produk susu bagi yang intoleran laktosa.
  • Rutin berolahraga untuk membantu melancarkan pencernaan.
  • Mengelola stres karena kecemasan berlebih juga dapat memicu gangguan pencernaan.

Jika pola hidup sehat sudah diterapkan tetapi keluhan masih berlanjut, pemeriksaan medis menjadi langkah bijak untuk memastikan penyebab dan mendapatkan perawatan yang tepat.

“Baca Juga: Laga Sengit! Juventus Tekuk Inter Milan dengan Skor 4-3, Bianconeri Kokoh di Puncak Klasemen Serie A”

Informasi ini bersumber dari CNBCIndonesia. Kentut adalah bagian alami dari proses pencernaan tubuh, tetapi bila terlalu sering, menjadi tanda adanya masalah. Simak ulasan lengkapnya di LeeGayLord.

|Penulis: Lukman Azhari
|Editor: Anna Hidayat

sekumpul faktaradar puncakinfo traffic idTAKAPEDIAKIOSGAMERLapakgamingBangjeffSinar NusaRatujackNusantarajackscarlotharlot1buycelebrexonlinebebimichaville bloghaberedhaveseatwill travelinspa kyotorippin kittentheblackmore groupthornville churchgarage doors and partsglobal health wiremclub worldshahid onlinestfrancis lucknowsustainability pioneersjohnhawk insunratedleegay lordamerican partysckhaleej timesjobsmidwest garagebuildersrobert draws5bloggerassistive technology partnerschamberlains of londonclubdelisameet muscatinenetprotozovisit marktwainlakebroomcorn johnnyscolor adoactioneobdtoolgrb projectimmovestingelvallegritalight housedenvermonika pandeypersonal cloudsscreemothe berkshiremallhorror yearbooksimpplertxcovidtestpafi kabupaten riauabcd eldescansogardamediaradio senda1680rumah jualindependent reportsultana royaldiyes internationalpasmarquekudakyividn play365nyatanyata faktatechby androidwxhbfmabgxmoron cafepitch warsgang flowkduntop tensthingsplay sourceinfolestanze cafearcadiadailyresilienceapacdiesel specialistsngocstipcasal delravalfast creasiteupstart crowthecomedyelmsleepjoshshearmedia970panas mediacapital personalcherry gamespilates pilacharleston marketreportdigiturk bulgariaorlando mayor2023daiphatthanh vietnamentertain oramakent academymiangotwilight moviepipemediaa7frmuurahaisetaffordablespace flightvilanobandheathledger centralkpopstarz smashingsalonliterario libroamericasolidly statedportugal protocoloorah saddiqimusshalfordvetworkthefree lancedeskapogee mgink bloommikay lacampinosgotham medicine34lowseoulyaboogiewoogie cafelewisoftmccuskercopuertoricohead linenewscentrum digitalasiasindonewsbolanewsdapurumamiindozonejakarta kerasjurnal mistispodhubgila promoseputar otomotifoxligaidnggidnppidnppidnggarenaidnppIBS Hospitaliaspappropertiautopark serviceweb designvrimsshipflorida islandcanadianlickatsu shirousahid solonrj radio

https://nationalchildabusecoalition.org/what-is-child-abuse