Categories: Health Education

Polifarmasi pada Lansia: Mengenali Risiko dan Strategi Pengelolaan Aman

Lee Gay Lord – Polifarmasi pada lansia kini menjadi isu kesehatan penting karena meningkatnya penggunaan banyak obat dalam waktu bersamaan yang memicu risiko interaksi berbahaya dan efek samping serius.

Memahami Polifarmasi pada Lansia

Istilah polifarmasi merujuk pada penggunaan beberapa obat sekaligus, baik obat resep, obat bebas, maupun suplemen. Pada kelompok usia lanjut, kondisi ini sangat sering terjadi karena banyak lansia hidup dengan lebih dari satu penyakit kronis, seperti diabetes, hipertensi, dan penyakit jantung. Kombinasi berbagai obat meningkatkan kerumitan terapi.

Selain itu, polifarmasi pada lansia sering bermula dari kunjungan ke banyak dokter berbeda tanpa koordinasi menyeluruh. Setiap tenaga kesehatan mungkin menambahkan obat baru tanpa selalu mengevaluasi obat yang sudah digunakan. Akibatnya, daftar obat bertambah panjang dan risiko efek samping meningkat.

Perubahan fisiologis akibat penuaan juga memengaruhi cara tubuh memproses obat. Fungsi hati dan ginjal yang menurun dapat membuat obat bertahan lebih lama dalam tubuh. Karena itu, dosis yang aman bagi orang dewasa muda bisa menjadi terlalu tinggi bagi lansia, terutama bila dikombinasikan dengan beberapa obat lain.

Faktor Risiko dan Contoh Interaksi Obat Berbahaya

Beberapa faktor risiko membuat polifarmasi pada lansia semakin berbahaya. Jumlah penyakit kronis yang banyak, kemampuan kognitif yang menurun, serta kurangnya pendamping dalam mengelola obat dapat menimbulkan kekacauan jadwal minum obat. Sementara itu, penggunaan obat dari beberapa fasilitas kesehatan tanpa satu catatan obat terpadu juga menambah kerentanan.

Interaksi obat dapat terjadi antarobat, antara obat dan makanan, maupun antara obat dan suplemen herbal. Misalnya, obat pengencer darah tertentu bisa berinteraksi dengan obat pereda nyeri golongan tertentu dan meningkatkan risiko perdarahan. Di sisi lain, beberapa antibiotik bisa memperkuat efek obat jantung sehingga memicu gangguan irama.

Contoh lain, obat penenang dan obat tidur bila dikombinasikan dengan obat antialergi tertentu dapat menyebabkan kantuk berat dan pusing. Akibatnya, risiko jatuh pada lansia meningkat drastis. Inilah salah satu dampak nyata dari polifarmasi pada lansia yang sering tidak disadari keluarga maupun pengasuh.

Tanda Bahaya yang Perlu Diwaspadai Keluarga

Keluarga memegang peran penting dalam mengenali tanda bahaya akibat polifarmasi pada lansia. Perubahan perilaku mendadak, seperti mudah bingung, linglung, atau tampak sangat lelah, dapat mengindikasikan efek samping obat. Meski begitu, banyak keluarga mengira hal tersebut bagian wajar dari proses menua.

Gejala lain yang perlu diwaspadai meliputi pusing hingga hampir jatuh, gangguan tidur, mual, sembelit berat, atau diare berkepanjangan. Selain itu, memar yang muncul tanpa sebab jelas, mimisan yang sulit berhenti, atau nyeri otot hebat juga dapat menandakan interaksi obat yang berbahaya.

Bila lansia mulai sering lupa waktu minum obat, mengambil dosis ganda, atau justru menghentikan obat sendiri karena merasa “sudah sehat”, risiko komplikasi meningkat. Karena itu, pemantauan rutin oleh keluarga, termasuk mengecek ulang kemasan dan jadwal minum, sangat membantu mengurangi bahaya.

Strategi Aman Mengelola Obat Harian Lansia

Pengelolaan obat yang baik dapat menurunkan risiko polifarmasi pada lansia tanpa mengorbankan keberhasilan terapi. Langkah pertama adalah membuat daftar lengkap seluruh obat yang dikonsumsi, termasuk obat bebas, jamu, dan suplemen. Daftar ini sebaiknya selalu dibawa saat kontrol ke dokter mana pun.

Dokter dan apoteker perlu meninjau daftar obat secara berkala. Setiap kunjungan, mintalah penjelasan apakah masih semua obat harus diminum, adakah yang bisa dikurangi, diganti, atau dihentikan. Pendekatan ini disebut deprescribing, yakni pengurangan obat yang tidak lagi bermanfaat atau justru berisiko.

Read More: Panduan keselamatan penggunaan obat pada polifarmasi lansia

Pemberian obat sebaiknya mengikuti jadwal yang jelas dan konsisten. Penggunaan kotak obat harian atau mingguan dengan sekat waktu (pagi, siang, malam) dapat membantu mengurangi kesalahan. Label tulisan besar dan mudah dibaca juga penting, terutama bagi lansia dengan gangguan penglihatan.

Peran Dokter, Apoteker, dan Keluarga dalam Pencegahan

Pencegahan polifarmasi pada lansia memerlukan kolaborasi. Dokter perlu mempertimbangkan obat yang sudah digunakan pasien sebelum meresepkan terapi baru. Sementara itu, apoteker berperan memeriksa kemungkinan interaksi obat dan memberikan edukasi cara minum obat yang benar, termasuk apa yang harus dihindari.

Keluarga dapat bertindak sebagai jembatan informasi. Catat keluhan yang muncul setelah obat tertentu diminum, lalu sampaikan secara rinci saat kontrol. Dengan cara ini, tenaga kesehatan dapat menilai apakah keluhan berkaitan dengan efek samping atau interaksi obat, kemudian menyesuaikan terapi.

Membangun kebiasaan meninjau daftar obat minimal setiap enam bulan membantu menekan risiko. Pada kesempatan tersebut, dokter dapat menilai kembali manfaat dan risiko setiap obat. Pendekatan terintegrasi ini membuat polifarmasi pada lansia lebih terkontrol dan berorientasi pada kualitas hidup, bukan sekadar banyaknya resep.

Mewujudkan Penggunaan Obat yang Lebih Bijak di Usia Lanjut

Peningkatan angka harapan hidup membawa konsekuensi meningkatnya kasus polifarmasi pada lansia. Namun, dengan pengelolaan yang baik, risiko interaksi obat dan efek samping berat dapat ditekan. Kunci utamanya adalah komunikasi terbuka antara pasien, keluarga, dokter, dan apoteker.

Pendekatan rasional dalam meresepkan, meminum, dan mengevaluasi obat akan membantu lansia tetap mandiri dan produktif. Edukasi berkelanjutan membuat keluarga lebih peka terhadap tanda bahaya. Di sisi lain, dokumentasi obat yang rapi memudahkan tenaga kesehatan mengambil keputusan terapi yang lebih aman.

Pada akhirnya, upaya mengurangi bahaya polifarmasi pada lansia tidak hanya soal mengurangi jumlah obat, tetapi juga memastikan setiap obat benar-benar bermanfaat dan sesuai kebutuhan. Dengan sinergi semua pihak, penggunaan obat di usia lanjut dapat berlangsung lebih bijak, terkontrol, dan berfokus pada kenyamanan serta kualitas hidup lansia.

sekumpul faktaradar puncakinfo traffic idTAKAPEDIAKIOSGAMERLapakgamingBangjeffSinar NusaRatujackNusantarajackscarlotharlot1buycelebrexonlinebebimichaville bloghaberedhaveseatwill travelinspa kyotorippin kittentheblackmore groupthornville churchgarage doors and partsglobal health wiremclub worldshahid onlinestfrancis lucknowsustainability pioneersjohnhawk insunratedleegay lordamerican partysckhaleej timesjobsmidwest garagebuildersrobert draws5bloggerassistive technology partnerschamberlains of londonclubdelisameet muscatinenetprotozovisit marktwainlakebroomcorn johnnyscolor adoactioneobdtoolgrb projectimmovestingelvallegritalight housedenvermonika pandeypersonal cloudsscreemothe berkshiremallhorror yearbooksimpplertxcovidtestpafi kabupaten riauabcd eldescansogardamediaradio senda1680rumah jualindependent reportsultana royaldiyes internationalpasmarquekudakyividn play365nyatanyata faktatechby androidwxhbfmabgxmoron cafepitch warsgang flowkduntop tensthingsplay sourceinfolestanze cafearcadiadailyresilienceapacdiesel specialistsngocstipcasal delravalfast creasiteupstart crowthecomedyelmsleepjoshshearmedia970panas mediacapital personalcherry gamespilates pilacharleston marketreportdigiturk bulgariaorlando mayor2023daiphatthanh vietnamentertain oramakent academymiangotwilight moviepipemediaa7frmuurahaisetaffordablespace flightvilanobandheathledger centralkpopstarz smashingsalonliterario libroamericasolidly statedportugal protocoloorah saddiqimusshalfordvetworkthefree lancedeskapogee mgink bloommikay lacampinosgotham medicine34lowseoulyaboogiewoogie cafelewisoftmccuskercopuertoricohead linenewscentrum digitalasiasindonewsbolanewsdapurumamiindozonejakarta kerasjurnal mistispodhubgila promoseputar otomotifoxligaidnggidnppidnppidnggarenaidnppIBS Hospitaliaspappropertiautopark serviceweb designvrimsshipflorida islandcanadianlickatsu shironrj radiofloating dragon wild horsesformula awal spin jepe 48 jutafrancophone roulette goldgame poker backjack oceaniahadir untuk para pemain dadukasino indonesian berhasilkisah di balik jepe awampenataan simbol besar untuksweet bonanza candy hangatteknik bermain red doorakun baru bikin pemain awamampuh mengambil keputusananalisis alur permainan kartumemaksimalkan keuntungan dominomenjaga stabilitas doublereihan sukses bawa pulang tempospin mengikuti tempo agarstrategi pola kemenangan maksimalteknik menang casino digitaltutor menguasai pola room gacor